Banjir Bandang di Solok Selatan, 821 Warga Mengungsi

Padang Aro – Banjir bandang melanda Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Rabu malam (19/11/2014). Sebanyak 821 jiwa warga Nagari
Sei Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan,
Sumatera Barat, diungsikan akibat luapan air Sei Batangan Pangean yang
bercampur lumpur menerjang rumah, kata
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok
Selatan, Sumardianto.

Sumardianto, sebagaimana dilaporkan Antara, dilansi covesia, menyebutkan para warga yang berasal dari 146 kepala keluarga
tersebut mulai diungsikan sejak Rabu malam oleh petugas gabungan serta
masyarakat sekitar daerah itu ke lokasi yang lebih tinggi.

Ia menyebutkan, hujan deras yang melanda Solok Selatan sejak Rabu
(19/11) sore menyebabkan Sungai Batang Pangean yang berada di nagari
tersebut meluap sehingga membanjiri sekitar 150 rumah warga di dua
jorong, yakni Jorong Pasar dan Taratak serta perumahan karwayan PTPN VI
sekitar pukul 22.00 WIB. Banjir yang membawa material lumpur atau galodo itu mencapai ketinggian air tiga meter, katanya.

“Karena tingginya air, ada warga yang menyelamatkan diri ke atap rumah,” katanya. Ia menambahkan, galodo tersebut datang secara tiba-tiba sehingga
masyarakat yang terkena dampak langsung banjir tersebut tidak bisa
menyelamatkan barang-barang miliknya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara untuk jumlah kerugian materil, sebutnya, saat ini petugas tengah melakukan pendataan. Pagi ini, dilaporkan banjir sudah surut, tapi masyarakat belum
bisa melakukan aktivitasnya. Ia menambahkan, rencananya pagi pemerintah
setempat akan menyalurkan bantuan berupa makanan bagi korban banjir. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

4 + twenty =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password