Presiden Jokowi Terus Pantau Kondisi Batam

Jakarta – Presiden
Joko Widodo (Jokowi) terus memantau perkembangan bentrokan di Markas
Brimob Batam, Kepulauan Riau, Rabu (20/11). Presiden Jokowi telah
memerintahkan pada Polri dan TNI agar tidak bentrok.

“Pak Jokowi meminta untuk terus memantau situasi sampai kembali
kondusif,” kata Menteri Koordinator Bidan Politik, Hukum dan Keamanan
(Menko Polhukam), Tedjo Edhy Purdijatno.

Menurut Menko, perkembangan bentrok antara aprat Polri dan TNI di
Batam sudah ia laporkan kepada Presiden Jokowi. “Semalam kami monitor.
Lewat tengah malam saya cek situasi terakhir di Batam, lalu pukul 01.30
dini hari tadi saya laporkan ke beliau. Saya pastikan situasi sudah bisa
dikendalikan,” kata Tedjo, Kamis (20/11) pagi, sebagaimana dilaporkan situs resmi Setkab RI, dilansir covesia.

Dalam kasus bentrokan itu, satu anggota TNI terkena tembakan. Satu
korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Embung Fatimah, Batu Aji,
Batam.

“Sekarang sedang dimonitoring. Di sana sudah ada KSAD, Pangdam. Dan
hasilnya bakal dilaporkan pada pusat di Jakarta,” ujar Tedjo.

Menko Polhukam berharap seluruh pasukan TNI yang terlibat bentrok
untuk segera kembali ke Markas. “Diharapkan kondisinya kembali aman,”
ujarnya.

Adapun Kepala Pusat Penerangan Markas Besar (Kapuspen) TNI Mayjen Fuad Basya mengemukakan, kondisi di Batam pagi ini telah kondusif.Fuad menyatakan, perselisihan antara anggota Yonif-134 dan personel
Brimob di Riau dipicu oleh masalah sepele. “Empat anggota kami (TNI)
sedang ngopi di warung. Kemudian melintas beberapa anggota Brimob. Di
situ terjadi saling tatap,” kata dia.

Dari saling tatap di Jalan Trans Barelang, Kecamatan Sagulum itulah,
ujar Fuad, tanpa alasan jelas terjadi adu mulut di antara kedua pihak.
Situasi sempat mereda, namun anggota Yonif dan personel Brimob itu malah
memanggil rekan-rekannya. Pertikaian pun tak terhindarkan.

Peristiwa bentrokan antara aparat TNI dan Polri ini bukan kali
pertama di Batam. Akhir September, empat anggota TNI diserang oleh
personel kepolisian. Penyerangan itu menyebabkan empat tentara tersebut
terluka tembah. (cal)

0 Comments

Leave a Comment

3 × one =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password