Suap Rudi Rubiandini, Artha Meris Divonis Tiga Tahun Penjara

Jakarta – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhi hukuman tiga tahun penjara terhadap Artha Meris Simbolon. Hakim menilai Presiden Direktur PT Kaltim Parna Industri itu terbukti melakukan tindak pidana korupsi berupa penyuapan kepada mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini.

“Menyatakan, terdakwa Artha Meris Simbolon telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi seperti yang tertera dalam dakwaan. Menjatuhkan pidana selama tiga tahun dan denda Rp100 juta. Apabila tidak dibayar, maka harus menggantinya dengan kurungan penjara selama tiga bulan,” terang Ketua majelis hakim, Syaiful Arief SH membacakan amar putusannya, Kamis (20/11).

Majelis hakim berpendapat, terdakwa Artha Meris telah sengaja memberikan uang sebesar $US 522.500 kepada Rudi Rubiandini melalui Deviardi. Uang tersebut dimaksudkan agar Rudi berkenan menerbitkan rekomendasi penurunan formulasi harga gas yang diteruskan kepada Menteri ESDM saat itu, Jero Wacik.

Dalam putusannya, majelis hakim menyebutkan pertimbangan yang memberatkan atas perbuatan terdakwa Artha Meris. Yakni, terdakwa tidak mendukung program pemberantasan korupsi dan tidak mengakui perbuatannya. “Kondisi yang meringankan terdakwa adalah belum pernah dihukum dan sopan selama persidangan,” kata hakim Syaiful.

Terdakwa Artha Meris terbukti dalam dakwaan alternatif pertama jaksa Penuntut Umum (JPU). Yakni, pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang (UU) nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junc to (jo) pasal 64 ayat (1) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (hat/lif)

0 Comments

Leave a Comment

17 + ten =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password