Tarif Tidak Pas, Ratusan Sopir Angkot Mogok di Padang

Padang – Aksi sweeping dilakukan oleh ratusan sopir angkutan kota (angkot) Kota Padang, Sumatera Barat terhadap angkot yang masih beroperasi mengambil penumpang di jalan, Kamis (20/11/2014) membuat terlantar para penumpang.

Sweeping sebagai bentuk solidaritas sesama pengemudi angkot ini, telah berlangsung sejak Pukul 10.30 Wib, dibeberapa jalan utama yang dilalui rute angkot Kota Padang.

Rute angkot yang dipaksa menghentikan kendaraan dan menurunkan penumpang tersebut juga bervariasi, mulai dari angkot jurusan Pasar Raya-Indarung, Pasar Raya-Gaduik, Pasar Raya-Pengambiran, dan Pasar Raya Kampuang Jua.

Salah seorang sopir angkot jurusan Pasar Raya- Pengambiran, Boni menyebutkan, tarif baru yang ditetapkan Pemko Padang belum seimbang dengan kebutuhan minyak ungkapnya. Kami para sopir sulit rasanya untuk meningkatkan hasil pendapatan kami setelah harga BBM naik, tukasnya.

Menurut Boni, dari ketetapan yang telah ditetapkan Pemko Padang, khusus untuk angkot jurusan Pasar Raya-Indarung hanya mengalami kenaikan tarif sebesar Rp500,-. Sebelum ada kenaikan BBM, tarif diberlakukan untuk penumpang umum Rp3000.

Menyikapi hal itu, Pemko Padang akhirnya mengeluarkan ketetapan tarif angkot yang baru, yakni untuk Jarak 5 KM awalnya Rp1.900 menjadi Rp2.500.

Jarak 10 KM awalnya Rp2.300 menjadi Rp3.000. Jarak 15 KM semula Rp2.700 menjadi Rp3.500. Sedangkan untuk Bus Kota Jarak 19 KM awal Rp2.500 menjadi Rp3.000. Serta untuk Bus Trans Padang jarak 19 KM dari Rp3.500 menjadi Rp4.000. (utr/jmb)

0 Comments

Leave a Comment

5 × three =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password