Golkar Sulsel akan Solidkan Suara

Makassar – Dewan Pimpinan Daerah I Partai Golkar Sulawesi Selatan akan menggelar rapat pleno dengan seluruh DPD II untuk menyolidkan suara sebelum Musyawarah Nasional Partai Golkar di Kota Bandung, Jawa Barat, 30 November hingga 4 Desember 2014.

“Pekan depan kita akan menggelar rapat pleno. Ini untuk memastikan delegasi Sulsel nantinya mendukung siapa akan dibahas dalam rapat pleno diperluas,” ujar Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel, HM Roem, Kamis (20/11/2014).

Ia mengatakan, Partai Golkar Sulsel memberikan ruang kepada para pengurusnya untuk berimprovisasi dalam berkomunikasi dengan kandidat Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar mendatang.

Bahkan, semua kader tidak akan dibatasi untuk bertemu atau menjadi tim sukses salah satu kandidat ketua. “Tapi untuk memastikan delegasi Sulsel nantinya mendukung siapa akan dibahas dalam rapat pleno. Rapat pleno diperluas akan ditanya kamu maunya apa dan akan memilih siapa. Ini agar utusan Sulsel solid di Munas,” katanya.

Sebelumnya, ramai diberitakan jika Munas Partai Golkar yang akan dilaksanakan di penghujung tahun ini akan menjadi ajang jual-beli “suara” antara kandidat. Berdasarkan informasi terungkap bila setiap Munas, pemilik suara akan menerima sejumlah dana yang sangat banyak dan pemberian dana berasal dari tim pemenangan calon ketua umum.

Harga satu suara untuk memilih Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) IX 2015 mendatang itu bervariatif mulai dari Rp500 juta hingga melebihi Rp700 juta.

Angka Rp500 juta diambil dari asumsi harga satu suara saat Munas VIII di Riau 2009 lalu yakni Rp500 hingga Rp600 juta, dimana dua kubu yang bertarung antara Aburizal Bakrie (ARB) dan Surya Paloh yang akhirnya dimenangkan oleh ARB.

“Jadi yang mau jadi Ketua Umum DPP Golkar memang harus memiliki kekuatan finansial yang sangat besar. Sebab dana yang akan beredar di arena Munas Golkar sangat besar,” katanya.

Sejumlah kader Golkar yang digadang-gadang akan maju dalam Munas IX itu, diantaranya petahana Aburizal Bakrie (ARB), MS Hidayat, Agung Laksono, Priyo Budi Santoso, Mahyuddin, Airlangga Hartarto dan Agus Gumiwang Kartasasmita. (ant/bim)

0 Comments

Leave a Comment

8 + 11 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password