Dongkrak Harga Minyak, Venezuela Tawarkan Pengurangan Produksi

Caracas – Masih anjloknya harga minya dunia, membuat beberapa nama produsen minyak dunia berfikir untuk mengurangi produksi. Venezuela siap untuk mengurangi
produksi minyaknya sebagai cara untuk mendongkrak harga minyak yang
menurun jika OPEC setuju untuk membatasi produksi.

Penegasan ini disampaikan Menteri Luar Negeri
Venezuela Rafael Ramirez , Kamis (20/11/2014) sebagaimana dilaporkan antara dilansir covesia. Ramirez, yang menjabat
sebagai menteri minyak selama 12 tahun sampai September dan sebagai
presiden perusahaan minyak milik negara PDVSA, mengatakan harga yang
adil untuk per barel minyak adalah 100 dolar AS.

Dia
mengatakan negaranya akan membuat proposal untuk pemotongan produksi
ketika OPEC mengadakan pembicaraan di Wina pada 27 November untuk
pertemuan produksi penting.

Tetapi anggota OPEC dari Teluk,
yang dipimpin oleh anggota utama Arab Saudi, bersiap untuk menentang
pengurangan produksi kecuali mereka dijamin pangsa pasarnya dalam pasar
yang sangat kompetitif, menurut para analis.

Dengan harga
minyak mentah Brent North Sea kurang dari 80 dolar AS per barel, turun
lebih dari 25 persen sejak Juni, Venezuela dan banyak produsen minyak
utama lainnya merasa terjepit.

Venezuela dan Ekuador telah secara terbuka menyerukan OPEC, kartel
penghasil minyak beranggotakan 12-anggota, untuk menerapkan pemangkasan
produksi dalam upaya menopang harga, tetapi negara-negara OPEC terpecah
dalam masalah ini. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

7 + 7 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password