Pemerintah Diminta Serius Perbaiki Hidup Nelayan

Lampung Timur – Pemerintah diminta untuk serius memperhatikan nasib nelayan di Provinsi Lampung terutama di kawasan pesisir Kabupaten Lampung Timur yang masih tergolong miskin.

“Setelah kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi, beban hidup nelayan menjadi makin berat mengingat berbagai bahan pokok hargnya juga naik. Sedangkan kami sebagian besar adalah nelayan tradisional yang hanya menggantungkan hidup dari mencari ikan,” kata Udin (40), nelayan di Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai di Lampung Timur, Jumat (21/11/2014).

Ia menyebutkan, pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang memberikan kompensasi setelah kenaikan harga BBM bersubsidi berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Keluarga Sejahtera kepada masyarakat miskin, disambut baik nelayan di Lampung Timur.

Namun menurut Udin, kompensasi itu saja belum mencukupi, karena itu pemerintah diharapkan dapat memperhatikan kehidupan nelayan terutama memberikan bantuan berupa alat tangkap, perumahan nelayan, ketersediaan BBM, dan harga komoditas hasil laut.

“Nelayan ingin dibantu alat tangkap berupa kapal motor ukuran kecil dan jaring yang pendek kurang menunjang hasil tangkapan kami para nelayan kecil, sehingga berpengaruh terhadap hasil tangkapan dan tidak bisa bersaing dengan kapal nelayan bertonase besar,” katanya lagi.

Tukiman (51), nelayan setempat lainya juga berharap pemerintah bisa memperbaiki kesejahteraan para nelayan terutama membantu kebutuhan dasar nelayan, seperti ketersedian solar untuk melaut, alat tangkap, perumahan nelayan, permodalan, dan pembinaan untuk peningkatan kehidupan nelayan.

“Banyak nelayan di sini juga belum mempunyai alat tangkap berupa kapal motor, sehingga mereka yang tidak memiliki kapal motor harus menumpang kepada nelayan lainya saat melaut. Hasil tangkapan dibagi dengan pemilik kapal motor,” kata nelayan dari Desa Margasari Lampung Timur itu pula.

Pemerintah, lanjutnya, juga diminta bisa membantu sehingga harga jual hasil tangkapan nelayan bisa tinggi, mengingat selama ini harga yang diterima nelayan tergolong rendah. Bagi nelayan kecil yang belum memiliki rumah, pemerintah juga diharapkan dapat memberikan bantuan rumah sederhana bagi para nelayan kecil. (ant/bim)

0 Comments

Leave a Comment

1 × three =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password