Oknum Polisi Diduga Pukul Mahasiswa Saat Demo Tolak Kenaikan BBM

Mataram – Aksi pemukulan dilakukan oleh oknum kepolisian dalam aksi unjuk rasa yang digelar oleh aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) NTB di kantor DPRD, Jumat (21/11/2014).

Unjuk rasa digelar untuk memprotes kebijakan pemerintah yang menaikkan harga bahan bakar minyak di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Insiden berawal ketika para mahasiswa dari KAMMI NTB melakukan orasi di depan lobi kantor DPRD. Namun ketika akan mencoba meminta para wakil rakyat untuk berdialog mendengarkan aspirasi mereka, tiba-tiba sejumlah oknum anggota polisi menyerang dan memukul para mahasiswa.

Tindakan represif polisi ini membuat mahasiswa berlari meninggalkan lobi Kantor DPRD NTB. Namun insiden itu tidak berlangsung lama karena berhasil diredam sejumlah aparat kepolisian lainnya yang juga mengawal jalannya unjuk rasa tersebut.

“Kami akan meminta pertanggungjawaban kepolisian untuk menindak bawahannya yang melakukan pemukulan dan kekerasan terhadap para mahasiswa,” kata Ketua Umum PD KAMII NTB Henry Sayyidiman.

Sementara itu, Kapolsek Mataram AKP Musa membantah terjadinya pemukulan terhadap para mahasiswa yang melakukan unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM.

“Tidak benar terjadi keributan dan pemukulan. Coba anda lihat sendiri tidak ada apa-apa sampai aksi ini berakhir,” kata AKP Musa kepada wartawan.(ant/ary)

0 Comments

Leave a Comment

10 − 8 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password