Warga AS Keturunan Somalia Tewas Ditembak di Mogadishu

Mogadishu – Seorang insinyur
Amerika Serikan (AS) keturunan Somalia yang kembali ke tempat kelahirannya untuk membantu
membangun kembali negara yang dilanda perang telah menjadi orang
terbaru yang ditembak mati oleh tersangka garis keras, kata kerabatnya
kepada AFP.

Pembunuhan Abdulahi Ali Anshur menandai terbaru
dalam serangkaian pembunuhan diaspora Somalia yang telah kembali ke
negara itu dan tampaknya ditargetkan oleh Shebab yang berafiliasi
Al-Qaida karena mereka bekerja dengan pemeritah yang didukung
internasional.

Anshur, enam puluhan, yang mengambil jurusan
perencanaan kota di Universitas California, Los Angeles (UCLA),
meninggalkan istri dan anak-anaknya di rumah di Minneapolis untuk
kembali ke Somalia tahun lalu.

“Dia adalah seorang yang
rendah hati, sederhana, orang yang meninggalkan kehidupan yang nyaman di
Amerika untuk membantu negaranya, ” kata Mohamud Ali, seorang kerabat sebagaimana dilansir Antara, dikutip covesia, Jumat (21/11/2014).

“Dia tidak pernah hidup layak, yang akan diambil sebagai hadiah.”
Anshur bekerja dengan pemerintah daerah, perencanaan renovasi Jalan
Mogadishu yang telah hancur lebur setelah lebih dari dua dekade perang.

Orang-orang bersenjata Senin menyeretnya keluar dari mobilnya dan
menembakkan beberapa peluru ke dadanya dalam satu serangan yang Wali
kota Mogadishu Hassan Mohamed Hussein salahkan pada Shebab.

Jutaan warga Somalia melarikan diri dari negara itu sebagai pengungsi
sejak negara runtuh ke dalam perang saudara setelah penggulingan
pemimpin garis keras Siad Barre pada 1991. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

4 × 4 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password