Dolar Menguat Terhadap Euro, Tertinggi Dalam Dua Minggu

New York – Kurs dolar AS bervariasi terhadap mata uang utama lainnya dan naik terhadap euro ke tertinggi dua minggu pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena ketua Bank Sentral Eropa (ECB) berjanji untuk memperluas program stimulusnya.

Gubernur ECB Mario Draghi mengatakan pada Jumat bahwa bank sentral siap untuk “melakukan apa yang harus dilakukan untuk menaikkan inflasi dan ekspektasi inflasi secepat mungkin” serta “meningkatkan tekanan dan bahkan lebih memperluas saluran-saluran melalui intervensi.” Draghi menegaskan tekadnya untuk menerapkan langkah-langkah yang lebih agresif termasuk pembelian aset skala besar guna meningkatkan ekonomi yang lesu di zona euro.

Euro berada di bawah tekanan setelah pidato Draghi. Kurs euro/dolar turun 1,20 persen menjadi 1,2388 pada akhir perdagangan, tingkat terendah dalam dua minggu.

Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,82 persen menjadi 88,313 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro turun menjadi 1,2388 dolar dari 1,2551 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5647 dolar dari 1,5699 dolar. Dolar Australia naik ke 0,8662 dolar dari 0,8636 dolar.

Dolar AS dibeli 117,79 yen Jepang, lebih rendah dari 117,95 yen pada sesi sebelumnya. Greenback naik ke 0,9701 franc Swiss dari 0,9575 franc Swiss, dan bergerak turun menjadi 1,1240 dolar Kanada dari 1,1304 dolar Kanada. (ant/lif)

0 Comments

Leave a Comment

thirteen − 2 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password