80 Warga Kongo Dibantai tak Jauh dari Markas Pasukan Perdamaian PBB

Kinshasa – Hampir 80 orang tewas dibantai di Kongo Timur, Republik Demokratik Kongo. Para pembantai diduga berasal dari kalangan pemberontak Uganda
ADF-NALU. Mereka yang tewas dalam serangan pemberontak, meninggal karena digorok lehernya, kata
sumber dan saksi lokal, sebagaimana dilaporkan Reuters, Jumat (21/11/2014).

Lokasi pembantaian terletak tak jauh dari markas pasukan penjaga perdamaian PBB (MUNOSCO) di Kongo yang berlokasi di Timur Bandara Beni, Kongo Timur. Dalam saru pernyataan,
Masyarakat Sipil North Kivu, provinsi di mana Beni terletak, mengatakan
pembunuhan itu terjadi pada Kamis (20/11/2014).

“Kami sudah melihat 70 mayat.
Pihak berwenang sedang mencari badan-badan lain,” kata seorang imam yang
melihat situs pembantaian.

Para penyerang yang mengenakan
seragam tentara Kongo dan berpura-pura menjadi tentara sebelum
pembunuhan, mereka banyak menggorok leher korban mereka, kata imam,
yang menolak untuk disebut namanya.

Pihak berwenang di
Republik Demokratik Kongo dan kelompok masyarakat sipil menyalahkan
serangkaian serangan baru-baru ini di timur negara itu pada ADF, sebuah
organisasi rahasia yang dibentuk pada tahun 1990-an untuk melawan
pemerintah Uganda, meskipun beberapa pengulas mempertanyakan penilaian
itu.

Gubernur Kivu Utara Julien Paluku mengatakan kepada
Reuters, sembilan mayat telah tiba di kamar mayat di kota terdekat dari
Oicha setelah serangan terbaru, tetapi mengatakan jumlah korban bisa
meningkat. Paluku juga menyalahkan pemberontak Uganda untuk kematian
itu.

“Mereka dibunuh dengan kejam oleh ADF … Itu jauh
dari jalan utama. Sekitar 12 kilometer dari Mavivi, saya percaya, di
semak-semak,” katanya.

Di Beni, juru bicara PBB Mayor
Raphael Shonza mengatakan MONUSCO tidak bisa mengkonfirmasi rincian
serangan, tetapi Sabtu (22/11/2014) ini akan mengirim pasukan ke lokasi kekerasan itu. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

twenty − 6 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password