Pemerintah Harus Evaluasi Distribusi Dana PSKS

Pekanbaru – Pemerintah Pusat diminta untuk segera mengevaluasi pendistribusian dana bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) terkait terlambatnya pencairan dana tersebut di daerah Kepulauan Riau.

“Pemerintah harus segera mengevaluasi sistem pembagian dana PSKS tersebut, terutama untuk daerah terpencil dan daerah kepulauan. Masyarakat sudah mulai merasakan dampak kenaikan BBM, tapi PSKS yang disebut sebagai kompensasi belum juga diterima,” kata anggota DPRD Riau, Bagus Santoso, Sabtu (22/11/2014).

Bagus menyampaikan hal tersebut menyusul dengan belum cairnya dana PSKS di Pulau Bengkalis hingga saat ini. Bahkan pihak kantor pos belum dapat memastikan kapan dana tersebut cair.

Hal ini berbanding terbalik terkait pencairan dana PSKS di beberapa daerah lainnya di Riau, seperti Pekanbaru dan Dumai yang mana dana tersebut sudah bisa diambil. Bahkan di Pekanbaru, sehari setelah BBM resmi dinaikkan pemerintah, warga sudah bisa memanfaatkan dana tersebut. Ia mengatakan, hal ini harus menjadi perhatian serius oleh pemerintah pusat karena yang menderita adalah masyarakat.

Menurutnya pemerintah seharusnya tidak boleh membayangkan pendistribusian ini semudah seperti yang mereka bayangkan, pasti ada hambatan, salah satunya telatnya pendistribusian dana didaerah kepulauan seperti Bengkalis.

Seperti diberitakan sebelumnya, hingga saat ini masyarakat di Pulau Bengkalis belum dapat mencairkan dana PSKS. Bahkan kepala kantor pos Bengkalis, Edi Maiyuhardi belum dapat memastikan kapan dana tersebut akan keluar. “Perkiraan kemarin dari informasi yang didapat pencairan dananya Desember pada minggu ketiga, tetapi belum positif,” katanya. (ant/bim)

0 Comments

Leave a Comment

nineteen − four =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password