Pasca Banjir Bandang, Warga Pasaman Tidak Bisa ke Sawah

Padang – Masyarakat yang menjadi korban banjir bandang di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) tidak bisa lagi mengolah sawahnya. Setidaknya 15 hektare lahan sawah masyarakat Kecamatan Bonjol ludes disapu banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu.

Informasi yang dihimpun covesia, Minggu (23/11-2014) korban banjir bandang di Jorong Lungguk Batu masih trauma, mayoritas mereka masih berdiam diri di rumah familinya. Sementara itu areal sawah masyarakat ludes disapu banjir.

Pemerintah Kabupaten Pasaman berencana akan melakukan normalisasi kembali areal sawah masyarakat.

“Ya benar, sesuai intruksi bapak bupati, areal sawah masyarakat akan dinormalisasi kembali, supaya masyarakat bisa bekerja” kata Bupati Pasaman melalui Kabag Humas, Budi Hermawan.

Sementara itu Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman, M. Nasir mengatakan akibat banjir bandang sawah masyarakat yang rusak seluas 15 hektar. Sawah ini harus dinormalisasikan kembali baru bisa dipakai oleh masyarakat.

Menurut Nasir, saat ini masih anggota masih dilapangan bersama masyarakat melakukan pembersihan lokasi banjir. Sejak terjadinya bencana pada (13/11-2014) sekitar pukul 18.35 WIB sampai saat ini masih diberlakukan tanggap darurat.

Pemkab Pasaman menetapkan banjir bandang Pasaman selama 14 hari tanggap darurat. Kerugian banjir bandang diperkirakan Rp500 juta lebih. (man/lif)

0 Comments

Leave a Comment

18 − 16 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password