Kurir Shabu WNA Jepang Yang Tertangkap di BIM Mengaku di Bayar 250 US Dollar

Padang – Direktorat Narkoba Polda Sumatera Barat (Sumbar) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) terus berupaya mengungkap pemesan 2,7 kilogram shabu (sebelumnya diberitakan 2,5 Kg) yang disita pihak Bea Cukai Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dari WNA asal Jepang, Kawada Masaru (73) Sabtu (22/11/2014) lalu.

Kepala BNNP Sumatera Barat, Arnowo mengatakan, ada dugaan pemilik narkotika jenis shabu tersebut berada di luar Sumbar.

“Dari keterangan yang kami dapat, pelaku mengaku dibayar sebanyak 250 US Dollar untuk mengantarkan barang untuk orang Indonesia yang posisinya berada di luar kota Padang,” ujarnya.

Dikatakan Arnowo, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengungkap kasus itu. Disinyalir, penangkapan tersebut terkait dengan sindikat narkoba internasional.

“Di tiap negara mereka menempatkan kurir-kurir yang lihai dan terlatih untuk membawa barang hingga ke tempat tujuan.

Tak heran di beberapa negara yang dilewati barang tersebut berhasil lolos. Barang bukti yang berhasil kita sita sudah melewati beberapa negara seperti Filipina, Cina, Macau, Malaysia, dan akhirnya tertangkap di kota Padang, Indonesia,” terangnya.

Arwono mengatakan, pihaknya optimis bisa mengungkap sindikat jaringan narkotika internasional tersebut dengan kerjasama pihak-pihak terkait. (jmb)

0 Comments

Leave a Comment

ten − 8 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password