Polda Riau Waspadai Aksi Demonstrasi

Pekanbaru – Kepolisian Daerah Riau tengah mewaspadai perkiraan akan adanya aksi unjuk rasa bersamaan dengan kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Riau pada Rabu (26/11/2014) untuk meninjau lahan bekas terbakar.

“Tidak ada larangan unjuk rasa, hanya saja jangan sampai mengganggu ketertiban umum apalagi melakukannya di jalur-jalur yang akan dilalui presiden dan rombongan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Senin (24/11/2014) siang.

AKBP Guntur mengatakan, pihaknya juga telah mewaspadai adanya rencana demonstrasi di jalur kunjungan presiden dengan menyebar personel intelejen. “Yang jelas kalau demonstrasi jangan sampai mengganggu ketertiban umum apalagi mengganggu kedatangan presiden,” katanya.

Pekan lalu, sejumlah organisasi mahasiswa dan masyarakat sempat beberapa kali menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi yang telah direalisasikan pemerintah yakni sebesar Rp2.000 per liter.

Aksi massa tersebut di pusatkan di beberapa titik pusat kota seperti di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau serta depan Kantor Gubernur Riau di Pekanbaru. Sementara itu ratusan sopir angkot akhir pekan lalu juga telah beberapa kali menggelar demonstrasi mendesak pemerintah juga memberikan pengalihan subsidi ke mereka.

Terakhir kalangan ini juga meminta pemerintah daerah menyetarakan ongkos angkutan Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) dengan yang mereka berlakukan yakni Rp4.000 per orang, sementara selama ini TMP masih memberlakukan tarif lama sebesar Rp3.000 per orang.

Menurut informasi, sejumlah organisasi mahasiswa juga akan menggelar aksi unjuk rasa saat kedatangan Presiden Joko Widodo pada Rabu (26/11) berkaitan dengan kenaikan harga BBM bersubsidi. (ant/bim)

0 Comments

Leave a Comment

17 − eight =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password