Puluhan Hektare Kebun Jeruk Terancam Gagal Panen

Pasaman Barat – Puluhan hektare kebun jeruk warga Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat terendam banjir dan terancam gagal panen. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Jorong Batang Umpai, Nagari Aia Gadang Kecamatan Pasaman, Pasaman Barat, Eka Putra, kepada covesia, Selasa (25/11-2014) mengatakan, data pasti kerugian belum jelas dan kita menaksirnya mencapai ratusan juta karena tanaman jeruk warga banyak yang akan panen. Rata-rata satu warga ada yang memiliki 20 hektare tanaman jeruk.

Sementara itu pantauan covesia di lapangan, antrean kendaraan semakin bertambah karena air di jalan tersebut belum juga susut. Antean kendaraan lebih dari satu kilometer.

Puluhan kendaraan hingga Selasa (25/11) siang kendaraan masih antre dan warga sekitar waspada berjaga-jaga karena khawatir akan semakin naik. “Kita menghimbau warga tetap waspada karena cuaca masih hujan. Mudah-mudahan air segera menyusut,” katanya.

Banjir terjadi karena meluapnya Sungai Batang Saman, sehingga jalur transportasi dari Simpang Empat menuju Ujung Gading putus total tidak bisa dilalui kendaraan. “Tinggi air daerah Batang Saman mencapai lutut orang dewasa. Akibatnya kendaraan baik roda dua da roda empat tidak bisa lewati,” sebut Kemi. (man/bim)

0 Comments

Leave a Comment

11 − 3 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password