GNPK Pertanyakan Program Kerja Gubernur Sumbar

Padang – Masa kepemimpinan Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno-Muslim Kasim tak berapa lama lagi. Pada Agustus 2015, duet kepemimpinan pasangan ini berakhir sudah.

Namun sudah sejauhmanakah program kerja yang mereka susun saat kampanye dan pada awal-awal pemerintahan itu berjalan, mencapai target dan sasaran, terutama bagi kemajuan Sumbar sendiri. Hal inilah yang dipertanyakan Pembina Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Provinsi Sumbar, Yusman Rajo Mudo.

Yusman kepada covesia, Selasa (25/11/2014) menuturkan, banyak program kerja yang digelontorkan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno diawal-awal kepemimpinannya tidak memberikan hasil yang menggembirakan bagi masyarakat Sumbar.

Yusman mencontohkan, seperti program satu sapi satu petani, sejauhmana program yang dipola dengan program gerakan pensejahteraan petani (GPP) tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Awal 2011, program GPP dialokasikan pada 62 nagari/desa/kelurahan yang tersebar pada 18 kabupaten/kota. Lalu bagaimana perkembangan dan kelanjutan program ini. Belum lagi program lainnya. “Menurut saya, Gubernur perlu melakukan evaluasi dan menyampaikan hasil evaluasi program-program yang ia tawarkan disaat kampanye dan diawal kepemimpinannya. Tentu saja yang harus melakukan evaluasi itu adalah institusi yang independen,”tuturnya.

Yusman mengatakan bahwa ia cenderung melihat Gubernur sibuk dengan pencitraan. Setiap penghargaan yang diperoleh dari pemerintah pusat, diinformasikan diberbagai media secara besar-besaran. “Lantas kenapa evaluasi program kerja tidak pernah dipublikasikan,”katanya. (gyi)

0 Comments

Leave a Comment

fourteen − eleven =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password