Banjir Pasaman Barat, 7000 Jiwa Terancam Terendam

Pasaman Barat – Banjir makin mengganas di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. 80 rumah warga Pantai Indah Jorong Maligi, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie terendam. Air setinggi satu meter didalam rumah penduduk.

Puluhan warga sudah mengungsi karena ancaman banjir makin menakutkan. Hujan tidak ada henti-hentinya mengguyur kabupaten itu.

Kepala Jorong Maligi, Pasaman Barat, Aljufri ketika dikonfirmasi covesia, Selasa (25/11-2014) malam mengatakan hujan hingga malam ini tidak kunjung berhenti. Air yang sebelumnya hanya mengenangi sampai jenjang rumah warga, kini sudah masuk ke dalam rumah.

Lebih dari 20 KK sudah pergi meninggalkan rumahnya dan mengungsi di daratan tinggi. Sebanyak 2.000 KK atau 7.000 jiwa terancam direndam banjir.

“Kita mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaannya. Sebab air terus naik, dikwatirkan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” sebutnya.

Menurutnya, warga sudah mulai takut karena curah hujan hingga Selasa (25/11) malam semakin deras. Secara keseluruhan rumah yang terendam banjir dan masuk kedalam rumah ada sekitar 80 unit rumah.

“Kalau ini terus berlanjut, maka Jorong Maligi akan terisolasi karena jalan menuju Maligi juga ikut terputus karena tertimbun pasir dan lumpur,”sebutnya.

Kemudian, ratusan hewan ternak warga juga terancam hanyut karena kandang ternak tersebut banyak yang rusak akibat rendaman air. Dan jalan jalur evakuasi tsunami menuju Jorong Maligi juga terputus total akibat tertimbun lumpur luapan banjir di daerah itu.

Terputusnya jalan tersebut mengakibatkan warga yang menggunakan kendaraan roda empat tidak bisa menuju Maligi atau ke Simpang Empat.

Bahkan, akibatnya hasil pertanian dan perkebunan petani juga tidak bisa dijual keluar Maligi. Kerugian ditaksir ratusan juta dari petani karena tidak bisa membawa hasil kelapa sawit dari daerah itu. (man/gyi)

0 Comments

Leave a Comment

two × 3 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password