Muladi Tidak Bersedia Menjadi Ketua Penyelenggara Munas

Jakarta – Penunjukkan Ketua
DPP Bidang Hukum dan HAM, Partai Golkar, Muladi sebagai Ketua Penyelenggara Musyawarah
Nasional IX Partai Golkar oleh Wakil Ketua, Partai Golkar, Agung Laksono
ditolak oleh Muladi.

Terkait
penolakannya itu, juga telah disampaikannya kepada Agung Laksono.

“Begitu
keluar ruangan, saya kirim SMS ke Pak Agung Laksono. Saya minta maaf, tidak
bersedia,” ujar Muladi, Selasa (25/11/2014).

Muladi
mengatakan, ia tidak menunjukkan penolakan saat ditunjuk oleh Agung karena
situasi saat itu tidak memungkinkannya untuk menolak pada saat itu.

Padahal,
ia mengaku sejak awal tidak menyetujui penunjukkan dirinya sebagai Ketua
Penyelenggara Munas IX karena posisinya sebagai Ketua Mahkamah Partai.

“Saya
apresiatif terhadap penunjukannya. Tapi sebagai Ketua Mahkamah Partai saya
harus netral, independen,” kata Muladi.

Lagipula,
kata Muladi, keputusan Rapat Pimpinan Nasional yang menyatakan pelaksanaan
Munas pada 30 November mendatang sudah sah dan tidak cacat secara administrasi
partai.

Sebelumnya,
Agung Laksono membentuk presidium penyelamat Partai Golkar sebagai panitia
pelaksana Munas XI Partai Golkar tandingan selambat-lambatnya Januari 2015.

Muladi
juga mengatakan, keputusan tersebut diambil berdasarkan derasnya aspirasi yang
mengalir di rapat pleno Partai Golkar.

Mantan
Menko Kesra ini kemudian menunjuk Priyo
Budi Santoso, Hajriyanto Y Thohari, Zainudin Amali, Agus Gumiwang, Yorrys
Raweyai, Agun Gunandjar, Ibnu Munzir, Laurence Siburian, dan Zainal Bintang
sebagai anggota.

Tak
hanya itu, Agung juga menetapkan Muladi sebagai Ketua Penyelenggara Munas IX,
Ibnu Munzir sebagai Steering Committee Munas IX, dan Djasri Marin sebagai
panitia pelaksana Munas IX Partai Golkar.(jmb)

0 Comments

Leave a Comment

ten + 13 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password