Persediaan Sembako Menipis, Banjir Meluas

Pasaman Barat- Tujuh Jorong di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) siaga di lokasi masing-masing. Sementara para pemuda di Jorong Maligi sibuk mengevakuasi pengungsi.

Banjir terus makin meluas, curah hujan makin tinggi. Gelombang laut juga naik, sehingga ancaman terhadap bencana terus menghantui penduduk.

Walinagari Sasak, Pasaman Barat, Arman ketika dikonfirmasi covesia Selasa (25/11-2014) malam membenarkan seluruh jorong siaga. Warga diseluruh jorong juga diminta waspada penuh.

“Kita saat ini bersama seluruh pemuda melakukan siaga. Begitu juga di tujuh jorong,” kata Arman.

Tujuh jorong yang siaga penuh itu adalah Jorong Pondok, Jorong Pasar Lamo, Jorong Maligi. Kemudian Jorong Rantau Panjang, Jorong Padang Laban, Jorong Pisang Hutan dan Jorong Sialang.

Sementara itu, laporan dari Jorong Maligi, persediaan sembako masyarakat sudah menipis, bahkan sudah habis. Warga berharap kepada pemerintah daerah untuk mengantarkan sembako.

Jalan leter T dan jalan jalur evakuasi tsunami menuju Jorong Maligi putus total. Masyarakat tidak bisa keluar maupun masuk ke dalam kampung dengan mengunakan kendaraan roda empat dan dua.

Banjir makin mengganas, 80 rumah warga Pantai Indah Jorong Maligi, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie terendam. Air setinggi satu meter didalam rumah penduduk.

Puluhan warga sudah mengunsi karena ancaman banjir makin menakutkan. Hujan tidak ada henti-hentinya mengguyur kabupaten itu. (man/gyi)

0 Comments

Leave a Comment

18 + 16 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password