Ini Komentar Pengacara Soal Anas Hina KPK

Jakarta – Kuasa Hukum Anas Urbaningrum, Adnan Buyung Nasution, menanggapi sanksi yang diberikan Kepala Rumah Tahanan (rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Buyung membela sikap Anas yang memprotes ketatnya aturan di rutan KPK tersebut.(Baca:Anas Tidak Boleh Dijenguk 1 Bulan)

Menurut Buyung, seorang tahanan masih mempunyai hak asasi dan bukan otomatis hilang sepenuhnya.

“Tidak berarti seseorang tahanan atau menjalani hukuman kehilangan hak asasi sepenuhnya. Masa cuma buat surat pernyataan keberatan ada hukumannya. Itu kan hal yang wajar,” katanya saat berada di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/11/2014).

Pengacara senior itu membantah adanya kata-kata yang menghina institusi tertentu dalam surat pernyataan yang disampaikan Anas. Bahkan Buyung menyatakan, surat Anas itu berisi tentang yang dirasakan oleh para tahanan. Diantaranya masalah olahraga yang dilarang, pembatasan tidak lebih membaca dari lima buku.

Termasuk tidak boleh bawa berkas sidang padahal dibutuhkan dalam untuk persidangan maupun dalam menjalani proses hukum.

“Bawa berkas sidang saja tidak boleh, gimana mau bikin pembelaan? Apalagi untuk buat memori banding dan kasasi yang semuanya butuh berkas,” tukas Buyung.

Diketahui, Anas mendapatkan sanksi hukuman tidak boleh dijenguk selama satu bulan terhitung 12 November hingga 12 Desember mendatang. Sanksi itu lantaran Anas menyampaikan surat protes terkait ketatnya aturan di dalam tahanan. Namun didalam surat itu tercantum kata-kata bernada penghinaan dan terkesan ingin menghalangi para petugas untuk melakukan tugasnya. Sanksi serupa juga diterima oleh terpidana mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar. (hat/lif)

0 Comments

Leave a Comment

one × two =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password