Undangan Pernikahan Pejabat Dibatasi 1000 Tamu

Jakarta – Menteri Pedayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Yuddy Chrisnandi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2014 tentang Gerakan Hidup Sederhana.

Surat Edaran pertanggal 20 November 2014 itu ditujukan kepada menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), pimpinan kesekretariatan Lembaga Negara, pimpinan kesekretariatan Lembaga Non Struktural, Gubernur, Bupati dan Walikota Indonesia.

Dalam Surat Edaran itu, Yuddy Chrisnandi meminta kepada setiap pejabat pemerintah untuk membatasi jumlah undangan resepsi penyelenggaraan acara seperti pernikahan, tasyakuran, dan acara sejenis lainnya maksimal 400 undangan dan membatasi jumlah peserta yang hadir tidak lebih dari 1000 orang.

Selain itu juga diingatkan untuk tidak memperlihatkan kemewahan dan/atau sikap hidup yang berlebihan serta memperhatikan prinsip-prinsip kepatutan dan kepantasan sebagai rasa empati kepada masyarakat.

Pejabat pemerintah juga dilarang memberikan karangan bunga kepada atasan atau sesama pejabat pemerintah serta membatasi publikasi advertorial yang menggunakan biaya tinggi.

Surat Edaran itu juga agar diteruskan kepada seluruh jajaran instansi di bawahnya dengan unit organisasi terkecil dengan penegasan untuk melaksanakan dan mematuhi ketentuan dalam Surat Edaran itu secara konsisten dan sungguh-sungguh. Surat Edaran itu juga ditembuskannya kepada Presiden dan Wakil Presiden. (bim)

0 Comments

Leave a Comment

five × four =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password