DPD II Sayangkan Prahara di Elit Golkar

Jakarta – Sejumlah pengurus DPD tingkat II Golkar menyayangkan kondisi terbelahnya elit Golkar, jelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) IX yang akan digelar akhir November 2014.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Alirman Sori kepada Covesia, Kamis (27/11/2014) mengatakan, kalau semua elit partai memahami artikulasi demokrasi secara substansi, tidak perlu terjadi prahara politik internal.

“Gejolak internal yang terjadi akibat tidak berjalannya komunikasi politik secara terbuka diantara elit politik,” ujar Alirman Sori.

Mengenai sikap DPD II terhadap perpecahan tersebut, Alirman mengatakan DPD II akan bicara kalau Munas nanti diselenggarakan. “Karena hak bicara DPD II ada forum Munas sebagai peserta Munas,” jelasnya.

Menjelang Munas, lanjutnya, masih cukup waktu bagi para elit melakukan rekonsialiasi politik internal. Jadikanlah perbedaan sebagai jembatan hati menuju satu tujuan untuk membesarkan Partai Golkar.

Dia menyarankan kepada para elit partai untuk menggunakan konstitusi partai yakni AD/ART dan Pedoman Organisasi sebagai alat utama pedoman dan legalisasi untuk Munas.

“Kalau konflik internal tidak segera diakhiri orang lain tersenyum lebar dan kader, pendukung, simpatisan akan meninggalkan partai berlambang beringin ini.

Untuk itu bertobatlah secara politik dan demokrasi demi kebenaran yg didasarkan oleh kejujuran menggapai keadilan,” pungkasnya. (gus/bim)

0 Comments

Leave a Comment

two × 4 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password