Mantan Gubernur Sumut Diperiksa

Medan – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara memeriksa mantan Gubernur Sumut, H Syamsul Arifin sebagai saksi tersangka RB, mantan Sekretaris Dewan dalam kasus dugaan korupsi penggunaan dana Operasional Pimpinan dan Anggota DPRD periode 2004-2009 senilai Rp4 miliar.

“Saksi tersebut dimintai keterangan hari ini di sebuah ruangan khusus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Jawa Barat,” kata Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum Kejati Sumut, Chandra Purnama di Medan, Kamis (27/11/2014).

Pemeriksaan mantan orang pertama di Pemprov Sumut, menurut dia, dilakukan dua orang penyidik dari Kejati Sumut yang khusus berangkat ke Bandung untuk meminta keterangan.

“Pemeriksaan terhadap Syamsul dilakukan selama lebih kurang enam jam, yakni sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB dan berlangsung tertib, aman lancar dan tidak ada kendala,” ujarnya.

Chandra menyebutkan, dalam pemeriksaan terhadap saksi itu, saat menjabat Gubernur Sumut, apa memang mengetahui penggunaan dana pengembalian Tunjangan Komunikasi Intensif (TKI) dan Operasional Pimpinan Anggota DPRD Sumut periode tahun 2004-2009.

“Jadi, pertanyaan yang diajukan tim penyidik Kejati Sumut terhadap Syamsul Arifin adalah mengenai dana pengembalian TKI dan operasional di lingkungan DPRD Sumut,” kata juru bicara Kejati Sumut.

Dia menjelaskan sebelumnya penyidik juga telah memeriksa saksi Nurdin Lubis mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sumut di Kejati, Selasa (25/11) dan juga mempertanyakan dana pengembalian TKI di Kantor DPRD Sumut. “Saksi Nurdin Lubis juga mantan Sekretaris Dewan di DPRD Sumut,” katanya.

Chandra menambahkan, Sekwan DPRD Sumut, RB ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati pada tanggal 31 Januari 2013, karena diduga belum mengembalikan dana TKI dan operasional sebesar Rp 4 miliar dari jumlah total dana yang diterima sebesar Rp7,4 miliar. (ant/bim)

0 Comments

Leave a Comment

14 − 13 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password