Polisi Curigai, Pasaman jadi Produsen Ganja Kering

Pasaman – Jajaran Polisi Resort (Polres) Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menduga ada potensi Kabupaten Pasaman menjadi produsen narkotika terutama ladang ganja kering.

“Dari monitoring yang kita lakukan, melihat kondisi geografis yang ada, potensi adanya tanaman dan ladang ganja cukup tinggi. Maka kita harus meningkatkan pengawasan” kata Kapolres Pasaman, AKBP. Agoeng Soeryonegoro Widayat, Jumat (28/11/2014) kepada wartawan.

Ia mengkwatirkan, Kabupaten Pasaman tidak lagi hanya sebatas daerah yang menjadi tujuan peredaran narkotika, dan jalan mausuk narkotika ke Sumbar. Namun menjadi produsen narkotika terutama ganja kering.

“Hal ini telah kita buktikan dengan adanya temuan ladang ganja di Kecamatan Panti, baik yang ditanam di rumah-rumah warga ataupun lokasi tertentu. Seperti juga dilahan pekuburan” ujarnya.

Dengan adanya razia yang dilakukan pihak kepolisian didaerah perbatasan cukup ketat, maka pasokan narkotika tersebut terbatas. Dan ada masyarakat yang coba-coba juga ikut menanan tanaman tersebut didaerah ini.

Dikatakan Kapolres, masyarakat diminta untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar, dan jika ada kegiatan yang mencurikan agar segera melaporkan pada pihak berwajib. Ia menduga yang melakukan penanaman pohon ganja didaerah ini dapat saja berasal dari luar Kabupaten Pasaman, tapi tidak tertutup kemungkinan masyarakat Pasaman sendiri yang coba-coba menanamnya.

Bupati Pasaman, H. Benny Utama, terkait ditemukannya tanaman ganja didaerah ini, menyebutkan ini sangat perlu diwaspadai. Dan berbagai langkah perlu dilakukan untuk mencegahnya. Salah satunya dengan penindakan tegas para pelaku untuk memberi efek jera.

Bupati, tidak ingin Pasaman dijadikan tempat peredaran apalagi produsen narkotikan. Dan para pelaku haru diberi hukuman paling berat sebab narkotika merusak generasi muda. (man/cal)

0 Comments

Leave a Comment

20 − 20 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password