Dua Jembatan Putus, 40 Hektar Sawah Terendam Banjir

Dua Jembatan Putus 40 Hektar Sawah Terendam Banjir Tumpukkan kayu bertebaran, akibat banjir bandang di Kabupaten Pasaman, Kamis (13/11/2014). (Foto: Yulisman/covesia)

Covesia.com - Dua buah jembatan di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), putus dan ambruk setelah dihantam banjir. Tak hanya itu, areal sawah pertanian seluas lebih dari 40 hektar juga rusak akibat terendam banjir.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat, Tri Wahluyo ketika dikonfirmasi covesia.com, Kamis (4/12/2014) membenarkan hal tersebut.

Dua buah jembatan yang dihantam banjir itu ada di Bandarjo, yang menghubungkan Kampung Sipirok dan jalan raya Kecamatan Pasaman, dengan panjang jembatan sekitar 4 meter.

Kemudian jembatan di Nagari Kinali Kecamatan Kinali juga putus dihantam banjir. Panjang jembatan tersebut sekitar 4 meter lebih, yang merupakan jembatan permanen.

"Saat ini, kita sudah bangun jembatan darurat untuk sementara, yang terbuat dari pohon kelapa. Supaya kampung tersebut tidak terisolasi," sebut Tri Wahluyo.

Sementara itu, sawah yang rusak terendam banjir terletak di sejumlah kecamatan yang dihantam banjir sejak seminggu terakhir. Kini para petani tidak bisa turun ke sawah lagi, karena areal sawah mereka rusak.

"Saat ini kita sedang mengajukan permohohan kepada pemerintah provinsi untuk bantuan akibat bencana banjir tersebut. Kita mengharapkan kepada korban bencana agar bersabar dan tabah," ujarnya.

Sementara itu rumah warga yang terandam kini sudah bisa ditempati lagi. Air banjir juga sudah menyusut dan curah hujan sudah berkurang dari hari-hari sebelumnya. (man/bim)

Berita Terkait

Baca Juga