Serikat Pekerja Pertamina Cilacap Ragukan Kapabilitas Dirut Baru Pertamina

Cilacap – Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijaya Kusuma (SPP-PWK) Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, meragukan kapasitas Direktur Utama PT Pertamina yang baru, Dwi Soetjipto.

“Kami ucapkan selamat atas diangkatnya Pak Dwi (Dwi Soetjipto, red.) sebagai dirut, walaupun terus terang kami meragukan kapabilitas beliau untuk memimpin sebuah perusahaan energi menuju perusahaan energi kelas dunia dengan latar belakang nol besar di migas,” kata Ketua Umum SPP PWK Arie Gumilar di Cilacap, Sabtu (29-11/2014).

Dia mempertanyakan kemampuan Dwi Soetjipto untuk menangani mafia migas, nasionalisasi migas, dan menjadikan Pertamina sebagai perusahaan migas nasional ((National Oil Company/NOC), sedangkan latar belakang yang bersangkutan adalah bisnis murni, seperti di PT Semen Indonesia sukses melakukan privatisasi.

Kendati demikian, dia mengharapkan Dirut Pertamina yang baru beserta jajarannya membuka kesempatan untuk berkomunikasi dengan semua pemangku kepentingan.

Apabila Dirut Pertamina yang baru tidak mau mendengar komentar-komentar dari para pemangku kepentingan, termasuk dari pekerja, pihaknya akan berkoordinasi dengan seluruh serikat pekerja untuk melakukan gerakan.

Dia juga mengatakan di negara-negara lain, NOC justru memegang peranan yang paling besar. Akan tetapi, katanya, di Indonesia, Pertamina masih 15 persen, sedangkan perusahaan asing mencapai 85 persen.

“Harusnya di Indonesia, Pertamina diberi kewenangan sebagai NOC. Berikan kewenangan di situ 85 persen, selebihnya 15 persen untuk asing atau hanya sebagai mitra di dalam menyelenggarakan bisnis perusahaan,” katanya. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

eight − four =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password