Amerika Gagal Hancurkan ISIS di Suriah

Beirut – Amerika Serikat bersama sekutunya dalam beberapa waktu ini sangat gencar memerangi kelompok garis keras ISIS di Suriah dan Irak. Namun langkah tersebut masih belum membuahkan hasil karena kelompok radikal itu masih terus eksis dan bahkan semakin melebarkan pengaruhnya.

Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Moualem mengatakan, serangan-serangan udara yang dipimpin Amerika Serikat telah gagal untuk melemahkan ISIS di Suriah.
Kelompok jihad itu, menurutnya, tidak akan bisa ditangani kecuali jika Turki dipaksa untuk memperketat pengawasan perbatasannya.

Satu koalisi pimpinan AS mulai menyerang target IS di Suriah pada September sebagai bagian dari upaya lebih luas untuk menghancurkan cabang Al QaIda, yang telah merampas daerah yang luas di negara itu dan tetangganya, Irak.

“Semua indikasi mengatakan bahwa ISIS hari ini, setelah dua bulan serangan udara koalisi, tidak lemah,” kata Menteri Walid al-Moualem dalam satu wawancara yang dilaporkan Reuters yang dikutip Antara dan dilansir covesia, Minggu (30/11/2014).

Pemerintah Suriah mengatakan, pihaknya bersedia untuk bergabung melawan Negara Islam, tetapi Amerika Serikat menolak untuk berurusan dengan Presiden Bashar al-Assad, yang dikatakan telah kehilangan legitimasi dan harus meninggalkan kekuasaan.

“Jika Dewan Keamanan (PBB) dan Washington tidak memaksa Turki untuk mengontrol perbatasan, maka semua tindakan ini tidak akan menghilangkan IS (Negara Islam),” kata Moualem, mengacu kelompok garis keras asing yang telah menyeberang ke Suriah dari Turki. (ant/lif)

0 Comments

Leave a Comment

thirteen − ten =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password