Awal 2015, Sebagian Pelanggan PLN Rasakan Tarif Listrik Baru

Awal 2015 Sebagian Pelanggan PLN Rasakan Tarif Listrik Baru Awal 2015, sebagian pelanggan PLN rasakan tarif listrik baru.(foto,powers-engineering.blogspot.com)

Covesia.com - Beberapa elemen pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) tertentu, akan merasakan kenaikan tarif listrik pada awal tahun nanti. Terhitung sejak 1 Januari 2015, akan ada tarif listrik khusus bagi pelanggan tertentu yakni rumah mewah, hotel, hingga mal dan Industri besar.

Tarif listrik ini mengalami kenaikan setelah sebelumnya, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar naik.

Menurut Peraturan Menteri ESDM 31/2014 tentang tarif listrik, yang disediakan PT PLN nanti bersifat adjustment.

Jadi, tarif listrik tidak tetap melainkan bisa naik atau turun tergantung pada perubahan indikator.

Hal itu dikatakan Kepala Divisi Niaga, PLN, Benny Marbun di gedung Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, dalam rilisnya yang diterima covesia.com Jumat (5/12/2014).

Benny menyebutkan ada tiga indikator yang mempengaruhi tarif listrik khusus itu. Yakni, inflasi dari Badan Pusat Statistik (BPS), kurs rupiah yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI), dan harga minyak Indonesia (ICP).

"Kalau biaya pokok naik, tarif ikut naik. Kalau biaya penyedia jasa listrik turun, tarif ikut turun," terangnya. Perubahan itu membuat tarif adjustment mirip seperti BBM nonsubsidi. Sebab, pemerintah tidak lagi memberikan subsidi tarif listrik untuk pelanggan tertentu itu.

Dari 17 golongan tarif pelanggan, ada 12 yang tarifnya disesuaikan. Untuk rumah tangga dimulai dari daya 1.300 VA, pelanggan bisnis mulai daya 6.600 VA-200 kVA, hingga industri dengan daya di atas 200 kVA sampai 30 ribu kVA. Dari 61 juta pelanggan, yang dikenakan tarif adjustment sekitar 19 persen, tandasnya. (jmb)

Berita Terkait

Baca Juga