Bisnis Burung Berkicau yang Menjanjikan dan Menggoda

Pariaman – Bicara mengenai bisnis yang berhubungan dengan hobby seakan-akan tidak ada habisnya. Salah satunya adalah berbisnis usaha jualan burung kicauan.

Dedet (26) warga asal Lubuk Alung yang telah menekuni usaha jualan burung berkicau selama satu tahun ini, mengaku dulunya hanya coba- coba untuk jualan burung, Namun sejalan dengan waktu, melihat permintaan burung yang sangat tinggi di masyarakat peluang usaha yang ia lakukan berkembang pesat dan melejit, dalam sebulan dia mampu meraup jutaan rupiah.

“Yang terpenting kita harus hati-hati dalam membeli burung yang kita jual, harus sehat, agar burung tidak keburu mati,” ujarnya kepada covesia di tempat ia menangkarkan burung di Desa Ambacang, Nagari Punggung Kasik, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariman.

Harga burung yang cukup tinggi mengharuskan penjual burung harus cermat dalam membeli burung bahan yang akan di jual.

Dedet bercerita tentang pasokan burung. Ada banyak daerah pemasok burung berkicau. Kalau jenis Burung Kacer dan Murai Batu Ekor Putih, dari Pasaman. Cicak Hijo dari Asampulau Pariaman dan Solok. Sedangkan jenis Murai Batu dari Pagai, Mentawai. Burung Kenari dari Pulau Jawa dan berbagai burung lokal setempat.

arga perekor masing-masing burung juga bervariasi mulai dari Rp 250.000 sampai Rp5 juta. Tergantung jenis burung dan kicauannya, seperti Murai Batu Ekor Hitam harganya berkisar 800 ribu sampai 2 jutaan.

“Yang terpenting kita harus tekun dalam melakukan bisnis ini kalau masalah harga tergantung kesepakatan yang perting pembeli dan penjual saling untung, dan uang yang di dapatkanpun berkah,” jelasnya tersenyum, kepada covesia, Minggu pagi (30/11/2014). Bisnis burung berkicau bisa menggoda anda karena menjanjikan rupiah. (and/cal)

0 Comments

Leave a Comment

ten − 4 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password