Beras Premium OP Bulog Makin Diminati

Bandarlampung – Beras kualitas premium yang dijual Perum Bulog melalui “operasi pasar” di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandarlampung, ternyata makin diminati warga karena harganya lebih murah dibandingkan harga beras setempat.

Sejumlah pedagang beras di Bandarlampung, Minggu (30/11/2014), menyebutkan harga beras premium OP Bulog mencapai Rp9.500/kg, dan beras asalan Rp8.500/kg.

Mereka menyebutkan beras premium OP Bulog itu berasal dari Lampung yang dibeli Bulog, kemudian dijual kepada masyarakat untuk menekan lonjakan harga beras sehubungan panen raya padi diperkirakan berlangsung baru pada akhir Maret 2015.

“Beras premium OP Bulog tetap diminati, karena mutunya baik juga,” kata Rodjie, salah satu pedagang beras di Pasar Tugu Bandarlampung.

Perum Bulog Lampung menggelar OP beras sejak pekan pertama November 2014. Lampung saat ini tengah memasuki musim tanam padi karena musim hujan tengah terjadi di hampir seluruh wilayah provinsi itu.

Pedagang menyebutkan faktor itu, selain kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi, menjadi salah pendorong kenaikan harga beras di Lampung dalam sebulan terakhir.

“Harga beras naik, dan salah satu faktornya adalah kenaikan harga solar dan premium pekan lalu,” kata Edi Susanto, salah satu pedagang beras lainnya di Pasar Tugu Bandarlampung.

Harga beras kualitas asalan kini mencapai Rp8.500-Rp9.000/kg, beras kualitas sedang Rp10.000-Rp11.000/kg, sedang beras kualitas premium di atas Rp12.000/kg. Harga beras yang dibeli secara eceran lebih mahal sekitar Rp500 untuk setiap kilogramnya dibandingkan pembelian beras dalam karungan. Harga beras dijual dalam kemasan karung berisi 5 kg, 10 kg, 20 kg dan 25 kg.

Provinsi Lampung termasuk salah satu penghasil beras utama di Sumatera, dan mutu beras daerah itu termasuk bagus sehingga banyak dikirimkan ke provinsi tetangga di Sumatera atau ke Jawa. (ant/bim)

0 Comments

Leave a Comment

14 + 20 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password