Prajurit yang Ikut Kecelakaan dari Yonif 133/Yudha Sakti Padang

Padang – Sepuluh prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yang ikut dalam kecelakaan pendaratan darurat Heli Super Puma milik TNI AU di Papua, Jumat (28/11/2014) merupakan prajurit dari kesatuan Batalyon Infanteri (Yonif) 133/Yudha Sakti (YS) yang bermarkas di Padang, Sumatera Barat.

Diberitakan sebelumnya, Helikopter jenis Super Puma H-3215 milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara yang membawa pasukan Batalyon Infantri 133 Yudha Sakti/Padang mengalami kecelakaan di wilayah Pegunungan Papua (baca: Heli Puma AU Sulit Ditemukan Tim SAR), tepatnya di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Jumat (28/11/2014).

Heli mengangkut 10 personel dari Yonif 133/YS, dengan pilot Mayor Penerbang Apu Tarigan, co-pilot Pilot Letnan Satu Penerbang Surya Mega serta juru mesin 1, Lettu Tek Regvo, dan juru mesin 2, Peltu Hadi Siswanto.

Prajurit ini tanggal 24 November 2014, diberangkatkan ke Papua dalam Satuan Tugas (Satgas) Perbatasan oleh Mabes TNI. Mereka dilepas Komandan Korem 032/Wbr Brigjen TNI Widagdo Hendro.S dari Lanud Tabing Padang. Prajurit Yonif 133/YS yang ikut kecelakaan merupakan bagian dari 450 orang prajurit yang diberangkatkan.

Ada pun nama-nama 10 anggota Yon 133 yakni Sertu Nanang, Serda Arman,Praka Gunawan, Praka Joko, Praka Roy Candra, Praka Ulil,Prada Setia,Prada Adek Ananda dan Prada Andra. (cal)

0 Comments

Leave a Comment

2 × four =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password