KPK Hari Ini Jadwalkan Periksa Rekanan Proyek dan PNS

Jakarta – Kasus dugaan suap pembangunan wisma atlet dan gedung serba guna Sumatera Selatan tahun 2010-2011 terus disidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyidikan tersebut merupakan pengembangan kasus suap wisma atlet Sea Games yang menjerat sejumlah nama dan telah berstatus sebagai terpidana. Seperti Muhammad Nazaruddin, Mindo Rosalina Manulang, Wafid Muharram dan Mohammad El Idris.

Pengembangan kasus wisma atlet tersebut, KPK menetapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumatera Selatan (Sumsel) Rizal Abdullah sebagai tersangka. Hari ini, Senin (1/12/2014), KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah rekanan dan PNS sebagai saksi untuk tersangka Rizal.

Mereka adalah Heru Sulaksono yang menjabat sebagai General Manager (GM) Divisi Konstruksi dan Properti PT Nindya Karya, Direktur PT Rotari Persada Mohammad Syafarudin, Kepala Divisi I PT Waskita Karya Adi Wibowo; dan KM Aminuddin yang menjabat sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Informasi Permukiman dan Bangunan (UPTD PIP2B) Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan.

“Mereka diperiksa dan dimintai keterangannya sebagai saksi untuk tersangka RA (Rizal Abdullah) dalam kasus wisma atlet,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha di Jakarta, Senin (1/12/2014)

Penetapan Rizal Abdullah sebagai tersangka itu lantaran KPK menduga ada mark up atau penggelembungan harga yang mengakibatkan kerugian negara. Nilai kerugian negara dalam proyek ini sekitar Rp25 miliar. Pada persidangan kasus wisma atlet dengan terdakwa Mohammad El Idris, Rizal pernah bersaksi menerima uang Rp400 juta dari PT Duta Graha Indah (DGI).

Rizal juga menjadi salah satu pihak yang dinyatakan terbukti menerima uang dari Mohammad El Idris. Menurut putusan sidang dengan terdakwa Mohammad El Idris, uang tersebut diterima Rizal sebagai ucapan terima kasih karena PT DGI memenangi pengerjaan proyek wisma atlet SEA Games di Palembang. Hanya saja saat bersaksi, Rizal mengaku tidak mengetahui tujuan pemberian uang itu padanya. Bahkan dia mengaku, kalau uang itu telah dikembalikan kepada KPK. (hat/cal)

0 Comments

Leave a Comment

9 + six =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password