Pagi ini, Jenazah Edi Palembang Diterbangkan ke Solok

covesia.com – Pasca penyergapan Senin (1/12/2014) subuh kemarin, telah mengakhiri perjalan hidup Akrardinata alias Dina alias Edi Palembang, seseorang yang dimasa hidupnya dikenal kejam dan memiliki berbagai catatan kejahatan, di beberapa provinsi di Sumatera seperti Riau, Jambi, dan Sumatera Barat.

Setelah sempat dibawa ke Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, jenazah pria asal Solok, Sumatera Barat ini telah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Solok.

“Hari ini pihak keluarga Edi Palembang telah datang dan mengambil jenazah untuk dimakamkan di Solok, Sumatera Barat. Ia dimakamkan di kampung halamannya,” ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Hariwiyawan, di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, Senin (1/12/2014).

Pengambilan jenazah oleh keluarga Edi diwakilkan oleh adiknya, Restu. Selasa (2/12/2014) pagi ini, jenazah Edi rencananya akan diterbangkan dengan menggunakan pesawat kargo. Menurut Hariyawan, usai baku tembak antara Edi dan beberapa anggota kepolisian, pihak Polresta Pekanbaru langsung memberi kabar kepada pihak keluarga tersangka.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada awal Nopember 2014 lalu, Edi membunuh Brigadir Harianto Bahari, anggota Polsek Senapelan, Pekanbaru. Anggota Reskrim Polda Riau itu tewas ditembak Edi Palembang saat dilakukan penyergapan pada Minggu (9/11/2014).

Beberapa kali Edi bisa lolos dari sergapan polisi di Sumbar, Jambi dan Riau. Terakhir Edi bisa keluar dengan mudahnya dari LP di Jambi. Edi digadang-gadang memiliki ilmu hitam sehingga dapat dengan mudah lolos dari sergapan petugas yang hendak meringkusnya.(jmb)

0 Comments

Leave a Comment

20 − 2 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password