BPK RI Tidak Temukan Pelanggaran Dana APBD di Sumbar

Covesia.Com – BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan tidak menemukan adanya indikasi korupsi dalam penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang terealisasi di setiap kabupaten dan kota di Sumatera Barat pada tahun anggaran 2013-2014.

“Dari 19 kabupaten dan kota yang ada di Sumbar, kita tidak menemukan adanya pelanggaran penggunaan dana yang mengindentifikasi terjadinya kerugian negara,” kata Humas BPK RI Perwakilan Sumbar, Rica kepada Covesia.Com, Selasa (2/12/2014).

Disamping itu, terangnya, pada kurun waktu tersebut, pihaknya juga tidak mendapatkan permintaan dari penegak hukum untuk penghitungan terhadap besaran kerugian Negara yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan dana yang terjadi di Sumatera Barat.

“Pada periode 2013/2014 ini kita tidak pernah diminta oleh pihak penegak hukum untuk melakukan penghitungan kerugian negara. Bahkan pada periode ini juga, pihak kita tidak pernah diminta oleh pihak kejaksaan untuk menjadi saksi Ahli di Pengadilan terkait adanya perkara korupsi,” tuturnya.

Meski demikian, tambahnya, hal tersebut bukan berarti tidak terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait dalam merealisasikan Dana Negara pada kurun waktu satu tahun ini.

“Pelanggaran di setiap daerah itu pasti ada, namun pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di lapangan pada saat ini hanya bersifat administrasi. Jadi tidak bersifat Pidana,” terangnya. (adi/bim)

0 Comments

Leave a Comment

eighteen − 3 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password