Astaga! Ternyata Petugas KPK Menyamar Saat Tangkap Fuad

Covesia.com – Diluar dugaan, ternyata , Petugas KPK melakukan penyamaran saat menangkap Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan, KH Fuad Amin Imron di rumah megahnya di Jalan Letnan Mestu, Bangkalan, Selasa (2/12/2014) dini hari.

Jauh hari sebelum menangkap Fuad, petugas mengidentifikasi dan mengintai gerak-geriknya. Melansir dari Harian Surya menyebutkan, sebelum ditangkap petugas, Fuad sempat berada di Bali dan sedang mencari vila. “Tak jelas mau beli atau sewa,” ujarnya.

Sumber tadi tidak bisa memastikan apakah kepergian Fuad di Bali berkaitan langsung dengan Munas IX Partai Golkar. Tapi pada Jumat (28/11/2014), Fuad masih memimpin rapat paripurna dan menerima tamu di DPRD Bangkalan.

Berbekal informasi itu, petugas menyamar menjadi broker vila untuk bisa berhadapan langsung dengan Fuad. Samaran ini berhasil dan membuat Fuad keluar menghadapi broker vila gadungan meski jam sudah menunjukkan dini hari.

Penyamaran petugas ternyata tidak sia-sia. Tim KPK berhasil memasuki teras rumah megah milik Fuad. Setelah mengetuk beberapa kali, pintu akhirnya dibuka. Petugas yang menyamar, ditemui perempuan yang belakangan diketahui pembantu rumah.

Pembantu Fuad tampak bingung. Pasalnya, ada tamu datang pada dini hari. Untuk meyakinkan perempuan itu, petugas lantas mengaku orang suruhan Fuad. “Sampaikan ke Pak Fuad kalau saya sudah carikan vila spesial,” ujar sumber tadi.

Tak lama berselang, perempuan itu memanggil majikannya. sejurus kemudian, target operasi KPK pun muncul. Setelah meyakini sosok di depannya adalah Fuad, petugas membuka kedoknya.

Fuad kaget bukan kepalang, namun dia tetap berusaha tenang meski tertangkap basah oleh petugas KPK yang telah membuntuti gerak-geriknya sejak dia di indikasikan terlibat dalam kasus jual beli gas alam dan menerima suap dari PT MKS.(jmb)

0 Comments

Leave a Comment

4 + 12 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password