Menlu: Pemerintah Upayakan Evakuasi Korban

Covesia.com – Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia (RI) Retno Lestari Priansari Marsudi mengemukakan, Pemerintah Indonesia terus melakukan komunikasi dengan Pemerintah Rusia terkait upaya penyelamatan WNI di kapal penangkap ikan Korea Selatan (Korsel), Oryong 501, yang tenggelam di Selat Bering, Rusia.

“Pagi (3/13/2014) ini Kemenlu mengadakan rapat koordinasi dengan instansi terkait untuk mengetahui nama-nama WNI, dan langkah evakuasi,” kata Retno Lestari sebelum mengikuti Sidang Kabinet di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (3/12/2014).

Kedutaan Besar RI di Moskow, Rusia, menyatakan 6 WNI berhasil diselamatkan tim SAR Rusia dari kapal penangkap ikan Korea Selatan (Korsel), Oryong 501, Selat Bering, tepatnya di lepas pantai Chukotka, Rusia bagian timur Senin (1/12/2014) petang waktu setempat.

Duta Besar Indonesia untuk Rusia Djauhari Oratmangun pada Selasa (2/12/2014) pagi mengatakan, KBRI telah mengirim tim ke kota terdekat Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan masih mencari nama-nama WNI yang dilaporkan hilang.

“Info terakhir dari Kementerian Luar Negeri Rusia, 8 Orang termasuk 6 WNI berhasil diselamatkan tim SAR Rusia dari kapal ikan Oryong 501,” kata Djauhari Oratmangun.

Menurut Dubes RI di Rusia itu, 35 WNI turut menjadi korban tenggelamnya kapal penangkap ikan Korea Selatan (Korsel) di Selat Bering. Namun jumlah pasti penumpang Oryong 501 masih simpang siur. Pemerintah Rusia sendiri menyatakan Selasa (2/12/2014),jumlah awak dan kru kapal sebanyak 62 orang. (cal/hmssetkab)

0 Comments

Leave a Comment

2 × 3 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password