Apes, Pembantu PNS Dibekuk Polisi Gara-gara Curi Emas Majikan

Covesia.com – Seorang perempuan yang bekerja sebagai pembantu rumahtangga ditangkap anggota Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (3/12/2014). Dia diamankan setelah kedapatan mencuri perhiasan sebanyak 50 emas milik majikannya. Kini tersangka terpaksa mendekam di jeruji besi.

Tersangka merupakan pembantu di rumah seorang pegawai negeri sipil, Hellen di Jorong Padang Tujuh Kecamatan Pasaman. Tersangka ditangkap polisi saat berada di luar rumahnya di Aia Parik Jorong Pinagar, Kecamatan Pasaman Rabu, sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP. Sofyan Hidayat melalui Kepala Satuan Reskrim, AKP Indra Syaputra, Rabu, malam ketika dikonfirmasi covesia.com, membenarkan atas penangkapan tersebut. Aksi tersangka berhasil diketahui dengan cepat sehingga jajaran Opsnal Reskrim di bawah pimpinan Aiptu Suhartono berhasil menangkapnya.

Kasubag Humas Polres, Iptu Refrinizal didampingi Kaur Bins Ops Reskrim, Iptu Syafri Munir menjelaskan, peristiwa pencurian perhiasan 50 emas itu terjadi pada Minggu (30/11) lalu, sekitar pukul 11.30 WIB. Peristiwa itu berawal ketika korban bersama saudaranya ingin pergi keluar rumah. Saat itu, tersangka juga minta izin ingin pulang kerumahnya.

Ketika itu tersangka mengunci semua pintu rumah korban. Tapi secara sengaja satu buah pintu tidak dikunci agar bisa masuk. Berselang 15 menit kemudian, tersangka kembali ke rumah korban dan masuk melalui pintu belakang yang sebelumnya memang tidak terkunci.

Tersangka langsung mengambil emas milik korban yang tersimpan di dalam bofet lemarinya. Setelah mengambil emas korban beserta dua unit handphone, tersangka langsung pergi melalui pintu belakang kembali. Untuk menghilangkan kecurigaan maka tersangka merusak pintu belakang memukul dengan palu dan langsung pergi.

Mendapat kabar, rumahnya dimasuki maling. Korban langsung melaporkan ke Mapolres Pasaman Barat. Masih modus tersangka, kemudian pada Selasa (2/12), tersangka pada pukul 08.00 WIB meletakkan sebagian emas di dekat rumah korban dan memberitahukannya ke masyarakat sekitar dan kepada korban.

Melihat gelagat tersangka, penyidik mulai curiga dan langsung melakukan penyelidikan. Saat itu petugas Opsnal Reskrim langsung menuju rumah tersangka dan menemukan separo emas di dalam rumahnya. Petugas langsung menangkap tersangka.

“Pengakuan tersangka kepada kita, ia panik karena emas yang dicurinya tidak bisa dijual karena tidak dilengkapi surat-surat sehingga emas tersebut diletakkannya kembali dekat rumah korban,” sebutnya.

Barang bukti yang diamankan berupa kalung emas, cincin, anting, liontin dan gelang emas. Tersangka dikenakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. (man/bim)

0 Comments

Leave a Comment

sixteen + sixteen =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password