Warga Mentawai Minta Hakim Bebaskan Terdakwa ‘Human Trafficking’

Covesia.com – Puluhan masyarakat Mentawai yang mengatasnamakan Forum Mentawai Bersatu, meminta kepada Majelis Hakim Pengadilan Kelas 1 A (PN) Padang, Sumatera Barat, untuk membebaskan terdakwa Farhan Muhamad alias Remses dan Mayarni M. Zen dari hukuman sebagaimana yang dituduhkan dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam pusaran kasus human trafikking yang menjeratnya.

“Kita meminta agar pihak penegak hukum segera membebaskan Ramses, karena beliau bukanlah pelaku penjualan anak, melainkan hanyalah korban sebuah rekayasa yang akan memecah belah persatuan rakyat Mentawai,” lontar Hadied, Ketua Forum Mentawai Bersatu, Kamis (4/11/2014) dalam aksi demo yang digelar di PN Padang.

Dilanjutkan pendemo ditengah-tengan persidangan yang sedang berlangsung, bahwasanya Ramses dan Maya yang saat ini mendekam dalam jeruji besi bukanlah seorang penculik seperti dalam dakwaan jaksa penuntut umum.

“Mereka adalah para pendakwa agama, dan salah seorang warga yang peduli terhadap pendidikan anak anak di Mentawai,” katanya lagi.

Pendemo menganggap, Para penegak hukum telah melakukan sebuah kesalahan besar dengan menangkap kedua terdakwa atas tuduhan yang sama sekali tidak memiliki dasar.

“Kita minta para penegak hukum dapat mencari dalang dibalik kasus ini, sehingga kebenaran dan keadilan dapat ditegakkan.” (adical)

0 Comments

Leave a Comment

three × 2 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password