Instrumen Bank Tanah Jangan Sekedar Wacana

Covesia.com – Instrumen bank tanah yang hingga kini masih menjadi wacana dinilai perlu segera diwujudkan untuk menjamin ketersediaan tanah bagi pembangunan perumahan rakyat di berbagai daerah di Tanah Air.

“Perlu instrumen bank tanah dari pemerintah yang dapat menjamin ketersediaan tanah untuk pembangunan rumah murah,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda, dalam keterangan tertulis, Kamis (4/12/2014).

Di sisi lain, menurut Ali, pemerintah harus segera menyelesaikan tata ruang di daerah-daerah terkait zona mana yang tidak dapat beralih fungsi untuk mendukung ketahanan pangan dan zona-zona mana yang masih bisa dibangun perumahan.

Ia menegaskan adanya penerapan tata ruang yang jelas di berbagai daerah bakal menghindarkan praktek tata ruang menjadi tata uang. “Backlog” (kekurangan perumahan) semakin bertambah, tanpa ikut campur pemerintah dalam “public housing” (perumahan rakyat), maka jangan harap kesejahteraan rakyat akan naik.

Indonesia Property Watch menginginkan konsep bank tanah yang telah dicetuskan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla jangan hanya menjadi sekadar wacana dan harus segera diimplementasikan di lapangan.

“Wacana pembentukan bank tanah terkesan sangat lambat dilaksanakan di Indonesia dibanding negara-negara tetangga,” kata Ali dan menambahkan, bank tanah sebenarnya sudah ada di masing-masing Pemda namun masih bersifat sebatas aset yang belum dimanfaatkan maksimal.

Ia menjelaskan, konsep bank tanah sebenarnya sangat sederhana sebagai pengendali harga tanah di pasaran untuk keperluan penyediaan rumah menengah bawah. Dengan adanya bank tanah, pemerintah dapat mengendalikan harga tanah yang khusus diperuntukan untuk penyediaan rumah murah tersebut dan tidak mengikuti pergerakan mekanisme pasar tanah yang terus naik sesuai permintaan pasar yang ada.

“Sederhananya misalkan harga tanah di sekitar bank tanah tersebut melonjak naik, maka pemerintah tetap dapat mematok harga tanah sesuai daya beli masyarakat,” kata Ali. (ant/bim)

0 Comments

Leave a Comment

1 × four =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password