Hadapi MEA, Industri Bubur Kayu Perluas Pasar

Covesia.com – Industri bubur kayu atau pulp dan kertas di Indonesia siap memperluas pasar seiring terbukanya kawasan Asia Tenggara dengan berlakunya kesepakatan pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.

Presiden Direktur PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Kusnan Rahmin di Singapura, Jumat, menyatakan, ASEAN bersama Tiongkok adalah pasar produk bubur kayu dan kertas yang terus berkembang selain Afrika.

Berlakunya MEA, tambahnya saat berdialog dengan peserta (Royal Golden Eagle) RGE journalist workshop, meningkatkan potensi Indonesia untuk memperbesar pangsa pasar di kawasan itu.

“Indonesia memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif yang sulit ditandingi oleh negara produsen lain,” ujar Kusnan.

Menurut dia, pemberlakuan MEA akan menghilangkan hambatan tarif di negara-negara ASEAN, sehingga dapat menyetarakan persaingan antarnegara.

Indonesia, tambahnya, telah lama menerapkan bea masuk nol persen untuk produk bubur kayu dan kertas ketika negara lain justru memberlakukan bea masuk yang tinggi. (ant/lif)

0 Comments

Leave a Comment

4 + 7 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password