Berkas Perkara Korupsi Alkes di RSSN Bukittinggi Telah P21

Covesia.com – Setelah dinyatakan berkasnya lengkap atau P21 oleh Tim penyidik, berkas perkara tersangka dugaan korupsi terkait alat kesehatan (Alkes) catchlab di Rumah Sakit Stroke Nasional (RSSN) Kota Bukittinggi akan segera memasuki tahap II.

“Ya, dalam waktu dekat kita akan segera meningkatkan proses hukum terhadap tiga tersangka yakni, Sri Ambarwati, Deni setiawan dan H.Mawardi ketahap II, setelah tim penyidik menyatakan berkas perkara ketiga tersangka sudah dinyatakan lengkap atau P21,” tutur Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Ikwan Ratsudi kepada Covesia.com, Jum’at (5/12/2014).

Dijelaskannya, Setelah tahap II itu ditetapkan, pihaknya akan segera melimpahkan berkas perkara ketiga tersangka tersebut kepengadilan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Dalam waktu dekat kita juga akan segera melimpahkan berkas perkara para tersangka ke Pengadilan untuk segera disidangkan,” lanjutnya.

Seperti diketahui, pihak dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar, sebelumnya telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi alat kesehatan (Alkes) catchlab di Rumah Sakit Stroke Nasional (RSSN) Kota Bukittinggi. Terkait dengan proyek alkes yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2012 silam negara dirugikan miliaran rupiah.

Proyek alkes dengan nilai anggaran proyek sebesar Rp16,8 Miliar ini, disinyalir telah merugikan negara. Karena alat kesehatan yang dibeli dengan mengggunakan anggaran negara itu tidak bisa berfungsi dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkannya. (adi/jmb))

0 Comments

Leave a Comment

twelve − 3 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password