Kasus Pelanggaran HAM di Sumbar Masih Tinggi

Covesia.com – Kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2014 tergolong cukup tinggi. Bila sebelumnya pada tahun 2013 terdapat 109 kasus, maka hingga awal Desember 2015 ini saja sudah tercatat 105 kasus yang sudah ditangani Komnas HAM Sumbar.

“Sebanyak 30 kasus diantaranya sudah masuk pada tahap peradilan dan beberapa kasus lainnya sudah diselesaikan melalui tahap mediasi,” ujar Kepala Komnas HAM Kantor Perwakilan Wilayah Sumbar, Sultanul Arifin kepada covesia.com, Jumat (5/12/2014)

Sultanul menjelaskan pelanggaran HAM di Sumbar masih tinggi. Sampai hari ini kasus yang ditangani Komnas HAM Perwakilan Sumbar sebanyak 105 kasus. Bahkan menjelang akhir tahun ini diperkirakan masih akan ada laporan kasus pelanggaran HAM.

“Dan ada banyak kasus pelanggaran HAM juga yang belum terpantau oleh kami, karena saat ini kami hanya mempunyai 13 anggota yang menanggani kasus pelanggaran HAM di Sumbar,” sebutnya.

Sultanul menegaskan pelanggaran HAM yang yang terjadi di Sumbar diantaranya dilakukan oleh aparat, pemerintah dan perusahaan. Diantara kasus pelanggaran HAM tersebut, pelanggaran HAM yang paling banyak terjadi adalah dilakukan oleh aparat, salah satu diantaranya seperti meninggalnya tahanan di Kabupaten Solok.

Ia juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar melaporkan kepada Komnas HAM setiap kasus pelanggaran HAM yang terjadi di masyarakat, karena HAM adalah tanggung jawab semua pihak. (ian/bim)

0 Comments

Leave a Comment

2 × 5 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password