- Advertisement -
HomeNewsMengakuisisi, Cara Chairul Tanjung jadi Orang Kaya

Mengakuisisi, Cara Chairul Tanjung jadi Orang Kaya

- Advertisement -

Covesia.com –Nama tokoh yang satu ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda. Pengusaha yang juga mantan Menko perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu Jilid 2 ini adalah pemilik Para Group yang membawahi 40 perusahaan

Berdasarkan data yang dirilis oleh majalah Forbes tahun 2014, dengan kekayaan mencapai 4,3 miliar dollar atau setara dengan 53,32 triliun rupiah, Chairul menempati peringkat keenam orang terkaya di Indonesia. Walaupun menurun satu peringkat dari tahun lalu, tapi kekayaan CT, panggilan akrabnya, semakin bertambah.

Alumni Kedokteran Gigi Universitas Indonesia ini merintis usahanya sejak di bangku kuliah dengan membuka jasa foto kopi di kampus serta menjual alat-alat kesehatan agar dapat membayar uang kuliah. (baca juga: Ini Sumber Kekayaan 10 Orang Terkaya di Indonesia)

Awalnya, putra pasangan A.G Tanjung dan Halimah yang lahir di Jakarta 16 Juni 1962 ini berasal dari keluarga mapan. Namun bisnis surat kabar yang dimiliki ayahnya ditutup karena tidak sejalan dengan pemerintah, hidupnya berubah. Untuk membayar uang kuliahnya, CT merintis usaha dengan membuka jasa foto kopi di kampus serta menjual alat-alat kesehatan agar dapat membayar uang kuliah di Jurusan Kedokteran Gigi UI.

Setelah tamat, ia pun bekerja sama dengan temannya membuka bisnis ekspor sepatu dengam modal 150 ribu rupiah. Sepatunya pun sempat diekspor ke italia dengan jumlah banyak. Namun, ia malah berhenti dari perusahaanya, PT Pariarti Shindutama, karena berbeda visi.

Kemudian, ia mendirikan tiga bisnis inti, yaitu keuangan, properti, dan multi media. Di bidang keuangan, ia mengambil alih Bank Tugu yang sekarang menjadi Bank. Ia juga merambah ke bisnis sekuritas, asuransi jiwa, dan asuransi kerugian. Pada sektor sekuritas, CT memiliki perusahaan real estate dan membangun Bandung Supermall pada 1999. Pada sektor multimedia, ia mendirikan Trans TV, Trans 7, Bank Mega, dan portal berita detik.com

Gurita bisinis CT tidak semua yang didirikannya. Kebanyakan ia mengakuisisi sebuah perusahaan dengan membeli sahamnya. Salah satunya, PT Carefour yang 40% sahamnya dibeli Chairul pada tahun 2010 senilai 3 triliun rupiah. Suami Anita Ratnasari serta ayah dari Putri Indahsari dan Rahmat Dwiputra ini mengaku lebih suka mengakuisisi dibandingkan membangun bisnis karena akusisi perusahaan dapat memperluas ladang usaha. (osd/cal)

- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
Related News
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × 1 =