Korut Dituduh Meretas Jaringan Komputer Sony

Covesia.com – Hingga saat ini, siapa dalang peretasan server Sony Pictures masih belum resmi diumumkan. Namun, sejalan dengan investigasi, peretas masih tetap melanjutkan aksinya.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Buzzfeed, dilansir covesia.com, Sabtu (6/12/2014), peretas yang mengaku bagian dari Guardians of Peace (GOP) tersebut mempublikasikan ribuan password Sony seperti password log-in seluruh karyawan Sony, layanan finansial, dan akun media sosial. (baca juga: Jaringan Komputer Sony Kena Retas Hacker, 47.000 Data Bocor).

Kumpulan Password Sony tersebut telah beredar melalui situs file-sharing. Cerobohnya, Sony Picture hanya memberi label nama password tersebut dengan penamaan terlalu jelas, misalnya, “password list.xls”. Totalnya, ada 139 dokumen dengan ekstensi ms. Office dan pdf. Masih ada 100 terabyte data lain Sony Picture.

Korea Utara dituduh meretas. Diperkirakan Korea Utara (Korut) menggunakan peretas asal Tiongkok untuk membobol system tersebut. Hal itu dikarenakan adanya kesamaan pola antara peretasan di Sony Pictures dan peretasn yang dilakukan oleh Korea Utara terhadap bank-bank dan jaringan TV di Korea Selatan tahun 2013.

Selain itu, tuduhan mengarah ke Korea Utara karena The Interview segera dirilis oleh Sony Pictures. Film bergenre komedi yang disutradarai Seth Rogen tersebut menceritakan upaya pembunuhan Kim Jong Un, pemimpin Korea Utara oleh CIA.

Meski Korea Utara sudah membantahnya, banyak pihak yang belum percaya. Jika Sony tidak melakukan antisipasi, peretas lain bisa saja menyalahgunakan data tersebut.

Kejadian harus jadi pelajaran bagi kita agar selalu menyimpan password di tempat aman, dan dengan nama yang tidak mudah ditebak. (osd/cal)

0 Comments

Leave a Comment

four × two =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password