Inggris Segera Buka Pangkalan Militer di Bahrain

Covesia.com – Kerajaan Inggris akan membuka pangkalan militer baru di Bahrain melalui kesepakatan untuk meningkatkan kerjasama dalam menangani ancaman keamanan di kawasan tersebut.

Negara-negara Teluk termasuk Bahrain menemukan dasar bersama dengan Amerika Serikat (AS) dan Kekuatan Eropa dalam melawan kelompok fanatik Negara Islam, dan Putra Mahkota Bahrain pada Jumat (5/12/2014) menyerukan ajakan untuk memerangi “Kebatilan”.

Negara itu merupakan bagian dari koalisi pimpinan AS dalam melancarkan serangan udara terhadap kelompok ekstrimis yang telah menancapkan kekuasaan di sebagian besar wilayah di Suriah dan Irak.

Menteri Luar Negeri Bahrain, Sheikh Khalid mengatakan bahwa kesepakatan tersebut akan “meneguhkan kerjasama untuk memelihara keamanan dan stabilitas dalam menghadapi permasalahan yang ada.”

“Bahrain menantikan penerapan dari kesepakatan hari ini dan meneruskan kerjasama dengan Inggris dan mitra-mitra lain dalam mengatasi ancaman keamanan regional,” kata Khalid.

Kesepakatan itu yang dicapai dalam Dialog Manama di Bahrain, membuat Inggris akan menempatkan dan menyimpan peralatan serta memungkinkan negeri itu mengirim empat kapal perang pemburu-ranjau yang saat ini bersandar di pelabuhan Mina Salman.

“Pangkalan baru ini merupakan perluasan tetap dari jejak Angkatan Laut Kerajaan dan akan membuat Inggris dapat mengirim lebih banyak lagi kapal-kapal yang lebih besar untuk memulihkan stabilitas di Teluk,” kata Menteri Pertahanan Michael Fallon.

“Kami kini akan mangkal lagi di Teluk untuk jangka waktu yang lebih panjang.” (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

14 + five =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password