DPRD Kritik Pembangunan Pasar Batang, Pemkab: Anggaran Rp85 Miliar Ditekan

DPRD Kritik Pembangunan Pasar Batang Pemkab Anggaran Rp85 Miliar Ditekan

Covesia.com - Pembangunan Pasar Batang di Kabupaten Batang, Jawa Tengah sempat menuai kritik dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat karena dipicu sepenuhnya menggunakan sumber Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD). Namun begitu, Pemerintah Daerah mencoba untuk mengefisiensikan anggaran pembangunan Pasar Batang yang semula dipatok sebesar Rp85 miliar menjadi sekitar Rp75 miliar.

Kepala Badan Perancanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Batang, Sabino Suwondo di Batang, Sabtu (13/12/2014), mengatakan, pemkab memastikan pembangunan Pasar Batang akan berjalan sesuai rencana pada 2015. Sesuai besaran pembiayaan yang ditentukan oleh DED (Detail Engeneering Design) bisa diefisiensi lagi dari yang semula direncanakan atau ditekan Rp10 miliar.

"Kebijakan pembangunan Pasar Batang sempat dikhawatirkan akan membebani APBD sehingga sempat menimbulkan kritik dari para anggota dewan. Oleh karena itu, kami akan mengambil langkah untuk mencari sumber anggaran lain guna mengurangi beban APBD," katanya.

Pemkab menegaskan, akan tetap akan merealisasikan pembangunan Pasar Batang mulai tahun depan dan akan disosialisasikan kepada para pedagang, terutama menyangkut relokasi ke pasar darurat dan zonasi. Sejauh ini, Pemkab masih menunggu kelengkapan dokumen yang dibutuhkan, seperti "feasibilty study", DED, dan analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal).

"Pada 2015 tetap kita jalankan sesuai rencana. Jika persyaratan itu telah lengkap maka kami akan mengajukannya ke provinsi maupun pusat. Jika zonasi rampung maka jumlah pedagang yang ada akan diundi untuk penempatan," tegasnya. (ant/zik)

Berita Terkait

Baca Juga