Riau Tetap Jalankan Kurikulum 2013 Meski Telah Dihentikan Pemerintah

Covesia.com –Pemerintah Provinsi (pemprov) Riau tetap melanjutkan Kurikulum 2013 meski Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Rasyid Baswedan telah memutuskan untuk menghentikan pelaksanaan Kurikulum 2013 di seluruh Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Dwi Agus Sumarno, mengatakan bahwa Riau akan tetap melanjutkan kurikulum 2013, namun untuk sekolah yang telah menetapkan 3 semester. Sementara untuk yang satu semester, akan dihentikan.

“Di Riau saat ini ada 35 sekolah yang sudah menjalankan Kurikulum 2013 untuk 3 semester, dan itu masih akan tetap menggunakan kurikulum 2013,” kata Dwi Agus Sumarno, Senin (8/12/2014) seperti dilansir dari laman goriau.

Namun untuk menjalankannya tetap mengikuti aturan dari Kemendikdasmen. “Kita tunggu arahan dari Menteri. Tetapi untuk yang satu semester, akan diberhentikan,” sambung Dwi.

Sebelumnya,

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anis Baswedan menyatakan, proses penyempurnaan Kurikulum 2013 tidak berhenti, akan diperbaiki dan dikembangkan, serta dilaksanakan di sekolah-sekolah percontohan yang selama ini telah menggunakan Kurikulum 2013 selama 3 semester terakhir.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengambil keputusan ini berdasarkan fakta bahwa sebagian besar sekolah belum siap melaksanakan Kurikulum 2013 karena beberapa hal, antara lain masalah kesiapan buku, sistem penilaian, penataran guru, pendampingan guru dan pelatihan Kepala Sekolah.

Penghentian ini dilandasi antara lain karena masih ada masalah dalam kesiapan buku, sistem penilaian, penataran guru, pendampingan guru dan pelatihan Kepala Sekolah yang belum merata. Pada saatnya sekolah-sekolah ini akan menerapkan Kurikulum 2013, bergantung pada kesiapan.(ryv/ary)

0 Comments

Leave a Comment

five × two =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password