Badai Filipina Bukti Perubahan Iklim Global

Covesia.com – Global Greenpeace, menyebutkan, Topan Hagupit yang masuk dalam kategori badai besar yang menghantam Filipina menunjukkan bahwa dunia harus segara mengambil tindakan untuk mengatasi perubahan iklim.

Penegasan ini dikemukakan Ketua Global Greenpeace, Kumi Naidoo saat berada di Filipina untuk “melihat” kerusakan yang dilakukan oleh Hagupit.

“Ini merupakan badai terkuat yang melanda Filipina tahun ini. Saya juga akan melihat beberapa daerah yang terkena dampak terburuk pada Senin ini (8/12/2014),” kata Kumi.

Mengutip AFP, Kumi menyebutkan, alam tidak bernegosiasi, semua harus benar-benar harus menyadari apa yang terjadi.

“Kita perlu memahami bahwa kita kehabisan waktu,” ujarnya. Hal ini juga diucapkannya dalam peringatan untuk para negosiator PBB yang melakukan pertemuan di Lima, Peru, untuk menuntaskan pakta dunia terbaru mengenai pemanasan global.

Naidoo, direktur eksekutif internasional kelompok lingkungan tersebut, mengatakan bahwa topan yang menerjang Filipina adalah contoh dari kerusakan besar yang akan dialami negara-negara miskin jika perubahan iklim semakin memburuk.

Dia mengatakan badai yang melanda pulau-pulai di Asia Tenggara semakin kuat, menunjukkan urgensi bagi pemerintah dunia untuk bertindak cepat.

Naidoo menyalahkan “semua perusahaan batu bara dan gas serta perusahaan pencemar lainnya,” atas memburuknya masalah iklim, menambahkan bahwa tidak adil jika mereka mengantongi keuntungan besar, sementara negara-negara miskin menderita akibat dampak dari yang mereka lakukan. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

three + 8 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password