Seekor Penyu Sisik di Pulau Maratau Mati Akibat Bom Ikan

Seekor Penyu Sisik di Pulau Maratau Mati Akibat Bom Ikan Punyu Sisik. (Foto: gambarbinatang.com)

Covesia.com - Aktivis lingkungan menemukan seekor penyu sisik (Eretmochelys imbricata) mati yang diduga terkena bom ikan atau jala nelayan di pantai Pulau Maratua, Berau, Kalimantan Timur. (Baca: Konsumsi Telur Penyu Pria Bisa Impotensi)

"Kalau dilihat dari sisiknya masih utuh, berarti bukan sengaja dibunuh untuk dijadikan gelang (bagian tempurungnya)," kata Ketua Yayasan Penyu Berau (YPB) Vany Ahang Moord di Pulau Maratua, Berau, Kalimantan Timur, Minggu.

Jika dilihat dari kondisi bangkai penyu tersebut, menurut Vany, masih termasuk juvenil. Dan kemungkinan mati terkena bom ikan atau jaring nelayan sebagai by-catch.

"Ini kemungkinan sudah empat atau lima hari mati, terbawa arus sampai terdampar di pantai sini," ujar dia.

Ia mengatakan berdasarkan survei yang dilakukan YPB dalam 10 tahun terakhir populasi penyu sisik di Kepulauan Derawan, Provinsi Kalimantan Timur, memang sudah menurun.

"Sulit untuk menyebutkan berapa jumlah pastinya sekarang untuk penyu sisik, tapi yang jelas sangat jarang ditemukan naik (ke pantai) untuk bertelur, paling banyak individu saja dalam beberapa bulan," ujarnya.

(ant/lif)

Berita Terkait

Baca Juga